Tuesday, December 18, 2012

'Jangan lupa asal bermula'

Aku terselesa dengan nikmat berkawan kini.Nikmat yang aku tak punya sewaktu di Shah Alam dahulu.
Munafiklah aku jika aku katakan aku tak senang dengan rasa ini.Rasa indah,rasa dihargaikan,rasa diutamakan.
Tapi desis aku cuma....
Sampai kapan?
Aku tercari indikator masa yang tampak.
Ah.
Ini semua cubaan.
Cubaan yang Tuhan tujukan untuk aku.
Tujukan untuk aku yang kebal jiwa.
Aku tau itu.
Aku tau.
Kerja aku cuma;
Jalani saja apa yang tertuliskan
Amatkan apa yang aku lalui
Teladankan yang mungkar itu agar tidak terstigma sama yang maaruf
Syukuri apa yang Dia aturkan
Ya.
Menari-kan jari memangnya lagi enteng dari melakukan.
Namun,
Itulah makna keseluruhannya
Kita yang hina ini cuma bisa mengatur rancangkan,
Dia,Tuhan yang Maha Besar itu yang menitik nokhtah-kan
Wallahualam--

Saturday, December 15, 2012

Perihal bangkit

Aku terpasak di suatu sudut,
Aku dimensikan pandangan terus menjadi ilham abadi,
Diam--
Aku timbal bakti aku selama ini,
Kaku--
Aku terpikirkan mereka-mereka yang menaruh impian melangit dengan aku,
Apa ia harapan yang boleh aku penuhkan atau cuma hanya benar mitos harapan,
Ah aku masih lagi dititik berkira-kira,
Ternantikan siapa-siapa yang mahu tunjukkan aku jalan penamat,
Tanya aku cuma,
Siapa?

Tuesday, November 13, 2012

Tanda soal tiada pengakhiran

Kenapa?
Apa memangnya bila kita menjadi manusia kita perlu berada di atas?
Kenapa?
Barangsiapa yang hidungnya mancung sedikit,mulus litupannya,bisa terus jadi manusia julangan?
Kenapa?
Si manusia yang menyua atau menadah tangan direndahkan derajatnya?
Kenapa?
Sesiapa yang derapan langkahnya lebih sudah elok destininya?
Kenapa?
Kenapa?